Menemukan makanan yang tepat untuk kucing dewasa bisa menjadi sulit, karena pilihan yang tersedia sangat banyak. Penting untuk diingat bahwa diet kucing harus seimbang dalam hal nutrisi, tetapi tidak harus bervariasi.
Makanan harus tinggi protein
Kucing adalah hewan karnivora yang tidak dapat mencerna biji-bijian, dan pada dasarnya biji-bijian dalam makanan dapat menyebabkan masalah pencernaan. Oleh karena itu, saat memilih makanan untuk kucing dewasa, Anda harus tahu bahwa itu harus tinggi protein. Jadi, bahan utamanya harus adalah daging dari otot serta organ dalam, meskipun yang terakhir dalam jumlah lebih sedikit. Aspek penting lainnya adalah menyesuaikan makanan dengan usia dan gaya hidup hewan. Di sini, aturannya sederhana, yaitu terlepas dari usia kucing, makanan harus tinggi protein, dan untuk hewan yang lebih tua, kebutuhan akan protein bahkan lebih besar, karena kucing senior tentu saja lebih sulit dalam mencerna. Tentu saja, situasinya berbeda untuk hewan yang sakit, di mana diet harus disesuaikan secara ketat untuk individu tersebut. Ingat juga bahwa hewan setelah disterilkan memiliki kebutuhan energi yang lebih rendah, tetapi itu tidak berarti bahwa Anda harus memilih makanan dengan kandungan protein yang lebih rendah, melainkan lebih baik memilih yang memiliki
kandungan lemak yang lebih sedikit, sehingga hewan ini dapat menghindari kegemukan.
Apakah makanan kering saja cukup?
Penting untuk membaca komposisi makanan. Banyak pengasuh yang bertanya-tanya apakah kucing hanya membutuhkan makanan kering. Jawabannya tentu saja tidak, tetapi bukan karena makanan tersebut tidak seimbang, melainkan karena alasan lain. Sebenarnya, kucing yang hanya memakan makanan kering bisa sangat cepat mengalami dehidrasi, dan dapat menyebabkan kerusakan ginjal yang serius. Hewan ini berasal dari daerah gurun dan oleh karena itu sayangnya jarang merasakan haus, sehingga banyak individu enggan mengonsumsi air. Karena itu, sangat penting untuk memberikan juga makanan basah, di mana kadar airnya bisa mencapai 80%.
Apakah makanan untuk mengurangi bulu rontok diperlukan?
Setiap pengasuh kucing tahu bahwa mereka adalah hewan yang sangat sering menjilati diri. Namun, menjilati diri ini bisa menyebabkan masalah penumpukan bulu. Oleh karena itu, mungkin Anda pernah memperhatikan bahwa sesekali kucing Anda sangat suka memakan rumput. Semuanya untuk mengeluarkan bulu yang terlalu banyak tertelan. Jadi, ketika kucing mulai merasakan bahwa masalah pencernaan mendekat, dia mulai memakan rumput. Namun, banyak masalah bisa dihindari dengan tidak hanya memberikan diet seimbang, tetapi juga memberikan mereka camilan khusus untuk mengurangi bulu rontok, yang juga merupakan camilan yang bagus untuk hewan. Anda juga bisa memberikan pasta khusus yang tidak hanya membantu mengeluarkan kelebihan bulu yang tertelan, tetapi juga mengandung minyak berkualitas, malt, dan memberikan energi.